Robert’s-Idea

Expression and Inspiration

MENUNDA PEKERJAAN

with 2 comments

Menunda pekerjaan memang sepertinya menyenangkan. Saat diri kita sudah penat karena banyak pekerjaan, menundanya sejenak seolah bisa menjadi solusi untuk mendapatkan kesegaran kembali.

Ada orang yang menunda pekerjaan karena belum memiliki “mood” untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Ada orang yang menunda pekerjaannya karena sedang mengerjakan pekerjaan lain yang disukainya, padahal pekerjaan itu tidak sepenting pekerjaan yang ditundanya. Dan masih banyak lagi jenis penundaan pekerjaan lainnya. Yang jelas, menunda pekerjaan sama dengan melimpahkan pekerjaan ke hari besok. Akhirnya kita malas menjalani hari esok, sebab kita tahu ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan di hari itu.

Ini masalah sepele bukan?. Tapi terkadang terlewatkan begitu saja oleh kita. Kebiasaan menunda pekerjaan inilah yang membuat hasil kerja kita tidak maksimal, bukan?. Apalagi jika kita bekerja dengan sebuah deadline. Kebiasaan menunda pekerjaan hingga mendekati waktu deadline, membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dengan terburu-buru dan hasilnya tidak memuaskan. Akhirnya, evaluasi kinerja kita buruk. Kita jadi tidak produktif.

Kebiasaan menunda pekerjaan juga merupakan salah satu penyebab penyakit bad mood. Pernahkan anda bad mood menjalani suatu hari dalam hidup anda, karena banyak pekerjaan menumpuk?. Pekerjaan tersebut menumpuk karena kita yang terus-menerus menundanya, bukan?. Akhirnya suatu hari tiba, dimana pekerjaan tersebut harus diselesaikan. Anda menjadi stress.

Jadi paling tidak ada dua sisi buruk dari kebiasaan menunda pekerjaan:

1. menjadikan anda tidak produktif, karena bekerja dengan terburu-buru.

2. menjadikan anda stress, karena menghadapi setumpuk pekerjaan.

Jika demikian, jangan lagi menunda-nunda pekerjaan YANG DAPAT DILAKUKAN HARI INI. Tidak semua pekerjaan dapat dilaksanakan dalam satu hari. Masing-masing pekerjaan memiliki prioritas dan tenggat waktu sendiri-sendiri. Jadi kita harus pintar-pintar mengatur waktu, agar terhindar dari dua penyakit di atas.

Tips dibawah mungkin bisa membantu:

1. Tentukan prioritaskan suatu pekerjaan berdasarkan kepentingannya.

2. Tentukan tenggat waktu (deadline) masing-masing pekerjaan.

3. Kerjakan HINGGA SELESAI pekerjaan yang memang harus diselesaikan. Jangan tergoda mengerjakan pekerjaan lainnya apabila pekerjaan utama belum selesai.

4. Kerjakan dengan komitmen. JANGAN MENUNGGU MOOD.

Resep di atas sebenarnya tidak boleh terlalu kaku. Karena saya sendiri menyadari, bahwa kreatifitas terkadang tersumbat, ide tidak kunjung muncul, akhirnya kita frustasi juga karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya. Jika demikian, ada baiknya beristirahat sejenak. Namun jangan terjebak dengan perangkap kenyamanan.

Akhir kata, semua berpulang kembali kepada pembaca

Iklan

Written by robert

April 12, 2008 pada 5:18 am

Ditulis dalam Spirit @ Work

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. wahhh tulisan2nya sangat inspiring..soalnya pas banget sama kondisi2 gw saat ini..hehe bakal jadi bacaan tetap gw nih ^^..salam kenal..

    dindunz

    Juni 7, 2008 at 3:22 am

  2. Thanx dindunz… salam kenal juga

    Kapan-kapan ajarin bahasa korea ya ^^

    robert

    Juni 8, 2008 at 2:32 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: